Sebuah Kejujuran

1421 Kata

"Kenapa?" tanyanya lagi, saat melihatku masih terdiam. Aku masih bimbang, tapi, bukankah kebohongan hanya akan menimbulkan masalah baru suatu waktu nanti. Segala hal baik harus diawali dengan sebuah kejujuran juga. Paling tidak aku akan lebih mengenal sosok pria di depanku ini. "Em … tapi, jangan marah ya." Aku sedikit mencembik. "Kenapa harus marah?" Kelvin balik bertanya pria itu menoleh ke arahku dengan alis terangkat. "Takut, kamu nggak suka aja," jawabku kemudian. "Tambah nggak suka kalau dibuat penasaran kek gini." Tangannya mengacak rambut curlyku, yang sudah hampir kembali lurus. "Iya, iya. Tutup telinga," pintaku kemudian. "Lah, mana bisa denger kalau ditutup." Kelvin menyipitkan matanya. Aku tertawa kecil, saat dia ingin menarik hidung karena gemas dengan cepat aku menghin

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN