"Terimakasih tumpangannya." Ucap Sarah sembari menggendong Naila yang sudah tertidur. "Kamu kira aku tukang angkot, pakek tumpangan segala." Jawab Zufar yang mrmbantu membukakan pintu untuk Sarah. Dibalik kesibukannya menggendong Naila untuk keluar, Sarah tertawa. "Yasudah, terimakasih sudah diantarkan pulang." Sarah meralat ucapan terimakasih yang diprotes oleh Zufar. "Sama-sama Sarah." Jawab Zufar dengan senyuman simpulnya. "Oh ya, lusa kamu sibuk gak? kalau ada waktu senggang, ikut nganter Naila pindahan ke pondok ya? eh tapi kalau gak sibuk." Ucap Sarah. "Iya Insyaallah, belum ada planning sih, tapi aku usahain untuk Naila." Jawab Zufar. "Terimakasih.." "Lagi." Sahut Zufar yang membuat Sarah tertawa geli. Beberapa menit tadi dia masih berdebat panas dnegan laki-laki itu, tapi se

