Masing-masing

875 Kata

Sebuah tamparan mendarat sempurna di pipi kanan Reyhan. Tentu saja pelakunya adalah Caca. Cewek itu menampar Reyhan dengan keras diiringi tatapan mata yang tampak begitu terluka dan tubuh yang gemetar. Reyhan yang semula memalingkan wajahnya pun kembali menghadap Caca. Sorot mata cowok itu tampak kosong setelah melihat Caca dengan kondisi seperti itu. “Lo nggak bosen sama gue, Rey. Tapi, emang sejak awal lo nggak pernah sayang sama gue,” ungkap Caca dengan suara bergetar. “Ca, gue sayang sama lo!” sergah Reyhan. “Sayang? Kalau lo sayang sama gue lo nggak akan percaya gitu aja sama omongan orang, lo nggak akan percaya gitu aja sama apa yang gue bilang. Kalau lo sayang sama gue ... lo pasti bakal nanya yang sebenarnya!” teriak Caca. Cewek itu mengusap air matanya, kemudian berbalik bern

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN