Entah kesalahan apa yang Selin perbuat di masa lalu hingga ia harus berakhir jadi b***k dari seorang Jean Pribadi Masabumi. Bayangkan saja betapa kejamnya Jean, pemuda itu menyeret paksa Selin dari sofa empuk tempatnya tidur tepat pukul 6 pagi dan memerintahkannya untuk pergi ke suatu tempat. Semuanya akan jauh lebih masuk akal kalau Jean setidaknya mengantarkan Selin, tapi pemuda itu malah memberikan secarik kertas berisi alamat dan sebuah kartu berwarna hitam yang tak lain adalah kartu kredit milik Jean. Kejam? Iya. Tak mau ambil pusing, Selin memilih naik taksi dan memberikan alamatnya pada sang sopir. Gadis itu memejamkan mata di belakang sana. Menahan pusing yang kini membayanginya. Kurang jahat apa lagi Jean? Dia memerintahkan Selin untuk cepat-cepat hingga gadis itu tak sem

