.... "Rigel." Shoera berjinjit mencapai tangan Rigel yang diangkat tinggi-tinggi. Berusaha mengambil ponsel dari tangan pria itu. "Kembalikan ponselnya. Jangan kekanak-kanakan, El.”ucapnya. “Menelponnya saat aku masih disini? Papi? Dia bukan siapa-siapa bagi putraku.” Rigel tetap mempertahankan tangannya diatas. Sementara jari telunjuknya menahan kening Shoera, mempersulit wanita itu mendapatkan ponselnya. “Daddy, berikan ponsel Mami.” sahut Sky dari bed. Shoera menepis jari Rigel di keningnya. “Kau dengar itu?” Ketus Shoera. “Tidak. Kau tidak boleh bicara dengannya.” Rigel melihat Sky. Sky mengangkat bahunya acuh,” baiklah, kembalikan ponsel Mami.”ujar anak kecil itu. “Sekali lagi aku ingatkan. Antara Sky dan Elang tidak ada hubungan apapun. Kau paham?!” ucap Rigel dengan j

