BAB 32

1080 Kata

Mereka sudah sampai di Jakarta tepat pukul sembilan pagi, Rachela sedikit terhibur dengan celotehan Kenzo yang sangat lucu itu. Ali pun masih setia menemani istrinya yang masih dalam masa pemulihan. Ali tau istrinya itu masih sedih karena kehilangan calon buah hati mereka karena itu Ali selalu bersamanya menghiburnya dan memeluknya. Ali sedih sangat tapi dia masih bisa menahannya karena dia tahu istrinya akan ikut menangis saat dia juga menangis. "Sayang sarapan dulu ya?" Bujuk Ali "Aku belum lapar" ucap Rachela "Ini bubur ayam kesukaan mu lho, makan sedikit ya? " bujuk Ali dia sungguh harus sabar menghadapi istrinya yang masih belum bisa mengendalikan emosinya. Rachela masih sering nangis dengan tiba tiba, dia meminta maaf pada calon buah hatinya karena tidak bisa menjaga dia dengan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN