Callista mengerjapkan matanya ketika ia terbangun. Pandangan matanya pun berkelana mencari keberadaan jam. Dirinya baru tersadar bahwa kamar telah terlalu gelap kali ini. Dirinya kemudian menyalakan lampu di atas nakas sehingga kamar menjadi sedikit terang. Tangannya bergerilya mencari keberadaan ponsel. Begitu diperolehnya, Callista kemudian menatap jam di ponselnya. Ternyata sudah pukul tujuh malam. Ia menghela napasnya. Pandangannya kemudian turun pada tangan Lucas yang masih melingkar di perutnya. Rasanya begitu melelahkan sekali. Bagaimana tidak, Lucas terlalu bersemangat sehingga mereka melakukannya berkali-kali sejak tadi. Siangnya sempat istirahat namun sore lelaki itu kembali melakukannya. "Sudah malam," gumam Callista. Ia hendak bangkit namun tangan Lucas menahannya. "Lu

