POV Yuni "Ma, carikan aku pelanggan baru ya. Aku mau kerja malam ini!" ujarku pada Irma yang sedang duduk santai di sofa sambil mengoperasikan ponselnya. Gadis itu menoleh lalu menatapku dengan tanda tanya di matanya. Mungkin merasa heran karena beberapa saat lalu aku masih marah marah dengannya dan merasa kacau tapi sekarang malah meminta padanya untuk dicarikan pelanggan baru lagi. "Kamu ... nggak nangis lagi? Nggak sedih lagi?" Irma memicingkan matanya ke arahku. Aku menggelengkan kepala lalu menatapnya balik. "Hmm ... mau gimana lagi? Nangis sampai jungkir balik pun aku nggak akan bisa mengubah keadaan seperti semula bukan? Mungkin sudah nasibku begini. Mau bagaimana lagi? Yang penting carikan aku pelanggan baru lagi supaya aku bisa dapat uang untuk hidup selanjutnya. Oke?" ujarku

