Episode 42 (part menuju ending)

1011 Kata

POV Nissa. Aku terpekur menatap gundukan tanah merah yang masih basah di depanku. Sungguh, tak pernah aku sangka sama sekali jika akhirnya Yuni harus mengalami musibah setragis ini. Mengalami insiden kecelakaan di jalan raya saat ia hendak pulang ke kampung halamannya bersama dengan temannya hingga harus merenggut nyawa keduanya seperti ini. Tapi sekali lagi, mungkin ini adalah takdir yang Maha Kuasa yang memang sudah digariskan harus menimpa gadis ini dan temannya. Untuk ke sekian kalinya aku menyeka air mata yang menyeruak di sudut pipi lalu menaburkan bunga di atas tanah yang masih basah itu. Ya, Yuni memang bersalah telah pernah membuat aku terluka dan sakit hati begitu dalam, tapi aku juga tak pernah menyangka jika dia harus pergi dengan cara seperti ini. Tapi apa pun itu, mung

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN