"Kamu sudah lihat Mas, itu siapa? Yuni! Sudah dua hari nggak makan katanya. Dan dia juga sedang dalam keadaan hamil. Anak siapa lagi kalau bukan anak kamu? Makanya aku wa kamu tadi, aku cuma mau minta kamu bawa Yuni sekarang juga dari kantorku ini karena aku nggak mau melihat dia lagi." "Dia nggak punya rumah katanya. Nggak punya uang. Pakaian pun kurasa nggak ada lagi. Jadi sudah sewajarnya kamu bertanggung jawab padanya karena kamu yang membawa dia ke sini. Kamu juga yang sudah mengerjainya habis-habisan sampai dia hamil begitu. Jadi kalau memang kamu laki-laki yang bertanggung jawab, lakukan tanggung jawab kamu sekarang juga padanya!" ucapku pada Mas Arman yang tampak melongo melihat tampilan Yuni. Tentu saja karena tampilan gadis itu sekarang sangat jauh berbeda dari sebelumnya. Dulu

