Penyesalan

1671 Kata

Lalu apa? Aku harus gimana? Menyerah? Atau harus maju kembali? Seertinya itu bukanlah hal yang baik bukan? Karena bagaimana pun semua yang terjadi ini tidaklah nagus. Dan ya sejujurnya ia aku sedikit menyesalinya, sangat amat menyedali hal tersebut karena itu semua hanyalah ekpetasi nelaka yang membuat dirimy semakin merasakan kehancuran mental yang memang sudah hancur dari awal. Sial! Ini sangat menyedihkan bukan? —- Suasana sepi menghinggapi suasana kelas sore itu, dimana semua penghuni sudah menghilang ditelan ke rumah masing-masing. Seperti anak tiri, Aziga meratapi kesendiriannya sambil bersenandung menggunakan sapu kelas. Lelah dengan kotoran yang menempel pada sepatu mahalnya, Aziga melepaskan sepatu berharganya dan menaruh di atas kursinya. Dengan telanjang kaki, ia membersihka

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN