Jeje dan Alaska Lagi

1501 Kata

Ck! Kebiasaan. Ujarnya dalam hati, kekurangan Callu sejak dulu adalah lemah dalam membuka pengait helm, terkadang Alaska juga tidak mengerti IQ rata-rata dirinya itu berapa? Masa begonya kebangetan. Pandangannya tetap masih tidak ingin lepas darinya, sampai pada akhirnya Alaska memutuskan untuk memanggil Callu saat gadis itu selesai memesan makanan. “Kampret!” teriak Alaska, membuat beberapa pengunjung menoleh kepadanya, Alaska tidak peduli cowok itu masih dengan PDnya melambaikan tangan tinggi kearah Callu yang sudah menatapnya dengan tatapan ngeri. Namun tetap saja Callu menghampirinya sebari membawa makanan. “Lo gak punya urat malu apa?” Ucap Callu sambil menyeruput milkshake matcha. Alaska terkekeh pelan, tertanda bahwa lelaki itu tidak peduli, prinsip dia orang ganteng bebas. Si

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN