21.

873 Kata

"Bukalah nyonya, aku mengizinkannya." ucap Gavin. Liana menatap Gavin, pria itu menggerakkan tangannya mengisyaratkan jika ia mengizinkan Liana melihat album foto keluarganya. Dengan gerakan slow motion Liana membuka album foto itu perlahan, lembaran pertama isu foto tersebut membuat kedua mata Liana terbelalak kaget. "Ini....?" tanya Liana tak mampu berucap. "Itu foto ayah dan ibuku nyonya." Tanpa sengaja tangan Liana yang gemetaran pun menjatuhkan album foto tersebut. membuat Gavin kaget dengan hal itu, Liana spontan berdiri dengan perasaan campur aduk. "Nyonya, apa yang anda--" "Aku harus pergi, aku harus kembali ke rumah ku. permisi, sampai jumpa." tanpa menunggu jawaban Gavin dan Tisha, Liana langsung melesat keluar. "Aneh! kenapa dia terburu-buru begitu?" tanya Gavin pada di

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN