14.

843 Kata

Fikar dan Tisha kembali dalam waktu lebih dari satu jam, melanggar sesuai perintah Gavin pada mereka. Gavin sendiri sudah berdiri di depan rumah menyambut keduanya, melipat kedua tangan di dadanya, menatap tajam ke arah Fikar yang memasang wajah manisnya. "Jam berapa ini?" tanya Gavin pada Fikar. "Maafkan aku kak, aku membawa Tisha keluar lebih dari satu jam." ucap Fikar nyengir. Gavin malas sekali mendengar celotehan tak bermutu pria itu, ia segera menarik Tisha untuk masuk ke dalam rumah. "Ah, sakit kak!" rintih Tisha karena Gavin menarik tangannya kasar. Gavin seakan tuli dengan rintihan sang adik, ia terus menariknya kasar hingga sampai ke dalam rumah. sebelum menutup pintu rumahnya, Gavin menatap Fikar yang juga menatapnya, tatapan mereka berdua benar-benar tidak bersahabat. sete

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN