Tangisan Cherry pecah ketika Viktor Romanov tiba di ruangan Brad sekitar pukul 13:30. Viktor memeluk erat Cherry dan menenangkannya. Sebastian Romanov menghela napasnya pelan. Menatap prihatin pada Cherry yang tengah mengandung. "Papa akan mencari mereka sampai ketemu." Cherry mengangguk. Sebastian meraihnya dalam rengkuhan. Pamannya sangat marah...Cherry tahu itu. Terlihat dari gurat wajahnya yang sarat ketegangan. "Sebaiknya Tuan Viktor dan Tuan Sebastien beristirahat dulu. Cherry...sebaiknya kau juga pulang sekarang, beristirahatlah." Cherry mengangguk. "Tidak usah ke hotel, aku akan mengantarkan kalian semua ke rumahku." Brad menggeleng sambil melangkah ke arah mejanya. Mengambil jas yang tersampir di sandaran kursi. "Silahkan...kita akan bicarakan segala sesuatunya nanti di

