"Cherry bahkan tidak mau aku dekati. Aaargh..." Ethan mengacak rambutnya pelan. Dean tertawa. Mereka sedang sarapan di sebuah restoran yang ada di dalam hotel tempat mereka menginap. "Tertawalah..." Ethan memukul pundak Dean kesal. Dean semakin kencang tertawa. Akhirnya Ethan pun ikut tertawa. Menertawakan nasibnya yang malang. Bahkan ketika menunggui Cherry, Ethan tak bisa mendekatinya. Philiplah yang akhirnya agak repot harus mengurus keperluan Cherry setiap hari. "Baiklah...aku akan coba peruntunganku kali ini. Siapa tahu hari ini Cherry mau...sekedar aku peluk." Ethan menyudahi sarapannya lalu berdiri. "Keluarkan semua rayuanmu Ethan..." Dean menyemangati sambil terkekeh. Ethan mengibaskan tangannya. Dia merasa sudah kehilangan pesonanya, harga dirinya sudah berada diambang kritis

