Di Mall Bersama Kershan

1155 Kata
Hari sabtu. Hari yang di tunggu-tunggu oleh Carla telah tiba. Yaitu ke mall bersama Kershan. Carla tak membayangkan bahwa Kershan ngajak dia ke mall untuk mentraktir nya karena tak sengaja melempar bola ke kepala Carla. Pusing karena benjolan terkena bola seolah tak terasa mengingat ini pertama kalinya Carla jalan ke mall bersama cowok yang dia suka! Kershan. Ngajak aku ke mall? Dia bahkan mau nraktir aku Fried Chicken. Rasanya deg-degan banget. Batin Carla sangat senang. Tiba-tiba. HP nya bunyi. Terlihat Kershan menelepon Carla di aplikasi chat. Dengan gugup Carla mengangkat. "Halo Kershan?" "Carla, aku sudah di depan rumahmu" kata cowok keren itu. "Ohya, aku segera keluar" jawab gadis itu deg-degan. "Okay" Telepon di tutup. Carla yang sudah rapih dan memakai make up tipis pun tersenyum manis di depan kaca. Kacamata tebal Carla tak menutupi keceriaan di wajah nya. Carla terlihat cantik. Segera dia keluar kamar tidur untuk pamit dengan mamah. "Mamah" kata Carla pada mamah yang di ruang tamu. "Anak mamah sudah besar yah, jalan sama pacar?" Kata mamah senang. "Bukan pacar, dia teman ku" kata Carla malu-malu. Mamah hanya tersenyum genit. "Bye mah" "Okay sayang hati hati" kata mamah. Carla segera keluar rumah. Dia melihat mobil Lamborghini punya Kershan sudah di depan pagar. Carla terlihat kaget melihat kendaraan mewah itu. Mobilnya aja lamborghini. Kershan anaknya orang kaya banget yah. Kata Carla dalam hati. Segera Kershan turun dari mobilnya. "Hai Carla, yuk silahkan" dia mengajak Carla masuk ke samping. Kemudian cowok keren itu mempersilahkan Carla masuk mobil dengan santun. Lalu dia kembali, ke bagian samping. Yang nyetir adalah supir pribadi nya. Setahuku papahnya pejabat. Pantesan aja Kershan itu kaya banget. Batin Carla. Mobil mewah itu segera melaju dengan kencangnya. Menuju mall mewah di daerah jakarta. Mereka berdua sedang ngobrol di mobil. "Gimana? Udah sembuh belum?" Tanya Kershan perhatian. Sambil memandangi kepala Carla. "Udah lumayan sembuh" jawab Carla gugup. "Coba aku lihat?" Kata Kershan memandang kepala Carla penuh perhatian. "Lumayanlah" kata Kershan. Mereka berdua saling pandang. Carla tersenyum malu-malu. "Kita mau makan apa? Mau Fried Chicken? Atau Pizza?" Tanya Kershan. "Hm... terserah" jawab Carla malu-malu. "Fried Chicken aja yah" kata Kershan. "Boleh" jawab Carla mengangguk. Lalu mereka asyik ngobrol dan tak terasa mobilnya sudah sampe di mall di daerah jakarta. Mereka berdua segera keluar dari mobil. Jalan bareng, bagai orang yang sedang pacaran. Ternyata Carla pun lumayan seru juga tak seperti kutubuku yang Kershan duga. Gadis itu mengerti hal-hal seperti gadget, bahkan urusan berita-berita viral dia ngerti, wawasan Carla luas dan cerdas. Kershan mulai nyaman di dekatnya terutama kalau bicara dan bahkan diskusi tentang masalah percintaan. Carla orang yang asyik di ajak ngobrol dan tidak tulalit. Tipe cewek cerdas. Ternyata, Carla tipe cewek yang smart yah. Aku mulai nyaman ngobrol dengan dia. Penampilan emang kutubuku... tapi otak nya cemerlang. Bener juga kalau julukan nya 'si otak einstein' Carla ngerti hal mulai dari gadget sampe berita terkini, sampe soal politik juga dia lumayan ngerti. Smart yah dia ga kayak cewek pada umumnya yang tau nya hanya dandan doang. Batin Kershan kagum. Secara fisik juga Carla termasuk cantik, putih, mancung, agak ke arab araban lah. Batin cowok itu. Mereka sampe di restoran Fried Chicken. Mereka duduk berdua dan mulai memesan menu. "Mau pesen apa?" Tanya Kershan. "Hm... kentang goreng dan... ayam pedas" jawab Carla. "Kamu suka ayam pedas?" Tanya Kershan sambil senyum dengan wajah manis. "Hm... suka" jawab Carla. "Aku juga deh ayam pedas dan kentang" kata Kershan. Dia segera memesan makanan nya pada pelayan laki laki yang datang. Sambil menunggu pesanan mereka ngobrol tentang gosip terbaru di sekolah. Walaupun begitu Carla tak terlalu suka gosip. Mereka sedang ngobrolin gosip terbaru tentang putus nya Kershan dengan Bella. Yang memang jadi bahan pembicaraan hingga ke sekolah lain. Pada heran, mengapa Kershan bisa putus dengan Bella. Bella kan sangat cantik, indo campuran indonesia-inggris, papahnya asli inggris bahkan setiap tahun kalau lebaran dia pulang kampung ke inggris. Ibu nya asli sunda. Bella pun anggota team cheerleader yang memang mayoritas cewek gaul dan gaya. "Kershan, emang kenapa lo bisa putus dengan Bella?" Tanya Carla yang memang hampir pertanyaan mayoritas murid di SMA nya. Kershan terdiam. Sejenak. Dia terlihat tak mau menjawab pertanyaan itu. "Hm. Gue bosen aja. Udah ga terlalu cocok" kata Kershan. Terlihat tidak mau menjawab. Carla terlihat curiga. Mana mungkin Kershan putus kalau ga ada yang lebih cantik dari Bella. Aku duga Bella di tikung deh. Batin Carla mulai menganalisa dengan otak einstein nya. Tapi Bella kan super cantik. Primadona SMA sebelah. Siapa yang sanggup nikung dia? Batin Carla. "Emang lo punya pacar baru?" Tanya Carla ingin tau. Kershan terlihat agak bingung. "Belum". Gelagat Kershan aneh. Kayak nya dia selingkuh? Batin Carla. "Ini ka pesanan nya" kata seorang pelayan laki laki. Mereka berdua pun segera makan. Lapar. Restoran Fried Chicken cukup terkenal. Tiba-tiba. Di ujung sana. Seorang gadis bule bersama kedua teman nya sedang memandang Kershan dengan pandangan dengki. "Itu kan Kershan?" Kata Sheryl. Gadis berwajah oriental yang cantik seperti artis korea berkata pada Catherina. "Mana?" Tanya gadis bule itu heboh. Dengan logat bahasa inggris dia berkata bingung. "Itu kan Kershan dan... Carla?" "Ah masa? Mana mungkin? Carla yang culun itu kan?" Kata teman nya, Winda. Gadis berkulit eksotis yang cantik. "Look is that Carla?" Kata Catherina dengan bahasa inggris. "Damn!" Kata gadis bule itu heboh. "Dari pada kita bingung, yuk kita kerjain aja gadis kutubuku itu!" Kata Sheryl. "Sheryl wait! Are you sure?" Kata Catherina yang mulai kaget. "Mungkin mereka jadian?" Kata Winda polos. "What? No way! Yuk kita kerjain dia! Gadis kutubuku itu!" Kata Catherina. Mereka bertiga berjalan dengan santai menghampiri kedua orang itu. "Hey..." kata Catherina dan kedua teman nya. "Hai... Catherina..." sapa Kershan dengan gaya keren nya. Carla terdiam jengkel. Ngapain lagi gadis bule itu kemari? Catherina, pasti mau ngerjain aku kan? Dasar anggota cheerleader! Batin Carla jengkel. "Hai Kershan... lagi dating sama Carla?" Kata Catherina dengan nada sombongnya. "Kita lagi makan siang aja" jawab Kershan. Carla hanya tersenyum dengan wajah agak tidak suka. Carla memang sering di bully oleh Catherina dan geng nya yang mayoritas anggota cheerleader. "Kamu emang mau makan siang bareng Carla?" Ejek Sheryl pada Carla. "Her? Really? Hahaha!" Tambah Catherina ngejek Carla. "Kita hang out aja" jawab Carla dengan nada tidak suka. "Hm... kurang pantes aja cowok se cool Kershan punya teman nerd dan ga keren!" Kata Catherina sinis. "Okay, bye Kershan. See you at school!" Kata gadis bule itu. Kemudian dia dan kedua teman nya pergi meninggalkan Kershan dan Carla. Carla jengkel bukan main. Musuh nya Catherina yang sangat cantik secara fisik mengejek nya di mall ketika dia sedang bersama cowok yang di taksir nya. Carla sangat kesal. Tapi tak berani berbuat apa pun. Dia tau Catherina ketua geng popular di sekolah nya. Terkenal juga Catherina yang model. Grrrrr! Kesal! Catherina ngapain ngejek aku di depan Kershan! Aku kesal! Gadis bule itu selalu aja ngejek aku dimana saja di sekolah, dan sekarang di mall! Batin Carla marah. Nahan emosi yang luar biasa. Walaupun begitu, Carla tetap terlihat kalem di depan Kershan.
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN