Dean berhasil sampai di air terjun. Segera lelaki itu menceburkan diri dan membasuh seluruh tubuhnya yang penuh dengan lumpur. Kesegaran dia rasakan ketika dirinya sudah kembali bersih. Sambil membersihkan diri sambil melihat sekeliling, lelaki itu tetap awas dan waspada agar tidak tertangkap oleh penduduk Pulau Marai. Merasa yakin sudah bersih, kemudian Dean naik dari dasar air terjun tersebut. Memanjat bebatuan untuk kembali berada di daratan. Dean selalu ingat Valen dan Margareta pasti akan menunggu di batu besar. Atau justru dirinya yang menunggu kedua orang itu selesai mandi. Entah kenapa ingatan-ingatan itu justru membuat dia merasa sakit. Marga6retha dan Valen bukan siapa-siapa, tetapi ketika mendapati mereka tidak ada di mana pun membuat Dean merasa sedih. Yang bisa dilihat k

