Begitu tiba di ruangannya, Mira langsung duduk. Ia menyalakan laptop kantor dan kemudian memeriksa surelnya. Ia ingat kalau Ananta mengirimkan database klien dari Syailendra Grup juga informasi proyek mendatang. Ada banyak informasi mengenai konsorsium yang diikuti Syailendra Grup juga. Mira kemudian menatap itu semua. Informasi rahasia Syailendra Grup semuanya Ananta berikan. Lelaki itu punya akses karena menjadi pemegang saham mayoritas. “Untuk saat ini aku akan mempercayaimu, Ananta. Syailendra Grup jaminannya.” Jika terbukti Ananta hanya memanfaatkannya untuk mendapatkan saham yang dipegang keluarga Sarah. Maka Mira tidak akan segan-segan melakukan apapun. Bahkan meski ia tahu bahwa kekuatannya tidak sebesar Syailendra Grup. Oka mengetuk pintu dan Mira langsung mendongak. “Masuk

