Dia pikir, karena sempat memikirkannya lebih sering daripada sebelumnya, dia mungkin salah mengenali orang. Mungkin namanya saja yang sama. Casilda yang dia sukai adalah wanita yang sangat cantik dan begitu anggun. Namun, tanda lahir di tubuh wanita itu membenarkan dugaannya. Dia pikir, dia akan senang melihat cinta pertamanya hancur dan kacau. Namun, dia malah tidak puas dan selalu gelisah. Itu sebabnya, dia yang mencoba melepaskannya di awal-awal karena melihat hidup Casilda yang sudah menemui karmanya, malah merasa tidak ingin membiarkannya pergi begitu saja dan ingin mempermainkannya sampai puas. Arkan jelas ingin balas dendam. Tapi, balas dendamnya ternyata ditunggangi oleh cinta lama yang bersemi kembali. Cintanya ternyata lebih kuat dan berkembang lebih agresif dibandingkan rasa

