Gara-gara terlambat, Casilda dan Arkan hanya bisa melakukan beberapa tes pemeriksaan setibanya di rumah sakit. Sisanya baru bisa dilanjutkan keesokan harinya. Setelah semua pemeriksaan selesai, hari sudah berubah menjadi sore. Pasangan suami istri itu tidak disarankan untuk berpuasa terlebih dahulu, berhubung kondisi mereka masih belum terbilang stabil. Makanya, mereka berdua masih duduk-duduk di taman rumah sakit sambil menikmati es krim di tangan masing-masing. “Jadi... menurutmu, siapa yang sudah menjebak kita?” tanya Casilda dengan suara rendah yang sedikit serak, menjilati es krimnya dengan kedua pipi bakpaonya tersipu malu. Dia melirik ke arah Arkan yang duduk tepat di sebelahnya. “Menurut rekaman CCTV yang aku dapat, aku curiga itu adalah perbuatan Lisa. Aku akan mencari tahu da

