Aku ditolak perusahaan minyak wangi sialan itu. Aku ditolak menjadi tutor menggelembung p******a. Aku ditolak di perusahaan teman-temanku. Bahkan, saking frustrasinya, aku pun ditolak klinik pijat urut. Aku tahu, aku tahu, kalian mau bilang aku mengenaskan, kan? Aku memang mengenaskan. Nasibku sungguh-sungguh sial. Aku yang cantik, eksotis, dan seksi ini ditampik banyak perusahaan? Memalukan! Aku akan menyimpan rahasia ini rapat-rapat agar teman-teman segengku tidak sampai tahu. Kalau mereka—kau tahu kan maksudku; Anye dan Malam—sampai tahu betapa mengenaskannya nasib seorang Jen, aku bakal mati berdiri di-bully dari sisi mana pun. Aku akan dikata-katain janda menyedihkan, misalnya. Aku akan dihina perempuan tua yang hidup di atas kursi goyang, misalnya. Oh, aku mohon, rahasiakan fakta ke

