*Apa bedanya kamu dengan kalender? *Nggak tahu! *Dengan kalender aku bisa tahu sekarang tanggal berapa, kalau dengan kamu, aku bisa tahu sekarang apa tujuan hidupku. *** "Suster, sebenarnya aku masih kangen. Apa Suster tidak kangen juga padaku?" Aku hanya bisa menatapnya lama tanpa tahu harus menjawab apa. Merasakan seakan ada kupu-kupu yang menggelitik di hati sekaligus rasa geli atas kepedean pasien di hadapanku ini. "Sus, kok ngelamun? Sedang membayangkan masa depan kita berdua ya?" tanya Romi sambil tertawa. Aku mengibaskan tangan di depan wajah Romi. "Ada-ada saja kamu, Rom! Ya sudah, sekarang saya pergi beneran lo." Aku berlalu perlahan dari hadapan Romi. "Sus, berhenti sebentar. Sebenarnya saya sakaw!" Lagi-lagi suara Romi membuatku menoleh. Aku mendekat lagi padanya seir

