PERJALANAN PANJANG

1094 Kata

"Neng, ayo buruan keluar! Kita gak punya banyak waktu," ucap Adi yang terdengar semakin dekat ke tempat persembunyian Iis. Wanita ini menjadi ragu-ragu. Akan percaya atau tidak pada Adi. Ia bingung. "Iis!"seru Adi di sebelah si wanita. Iis terkejut mendapati pria berkumis tipis tersebut telah berdiri di sampingnya. Iis dengan tubuh gemetar mendongak melihat pria tersebut. Adi mengulurkan tangan dan Iis dengan ragu-ragu berdiri lalu dengan bibir bergetar berucap,"Kasiani bayiku, Aa'!" Adi tersenyum tipis."Kamu masih kuat berlari?" Iis segera mengangguk dan Adi buru-buru menggenggam tangannya. "Kita pergi dari sini." Iis bagai kerbau dicucuk hidungnya. Ia ikut ke mana pun Adi mengajaknya pergi. Wanita yang sedang hamil muda ini percaya kalau pria ingin orang baik. Sampai akhirnya, Adi m

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN