MISTERI RUANG ICU

1001 Kata

"Saya bisa minta tolong, Pak?"tanya Hendrik masih dengan ekspresi kesal. "Minta tolong apa, Tuan?" "Coba cek ke kafe. Adakah polisi sedang razia di sana?" "Polisi razia? Ngeri amat, Tuan," balas Pak Paiman terkejut dan reaksi serupa terjadi dengan kedua wanita. "Saya ke sana sekarang. Permisi." Pak Paiman berjalan keluar ruangan. Tiba-tiba ponsel Hendrik berbunyi. Ia merogoh saku celana lalu melihat nama kontak yang tertera dalam layar. Tampak reaksi tak senang dari wajahnya. Ia mensenyapkan bunyi panggilan dan memasukkan ponsel kembali. "Ada yang sengaja bikin teror kafe. Itu tak akan aku biarkan!" "Kira-kira siapa, Om?"tanya Esih yang penasaran. Dia yang tidak tahu apa pun soal kafe dan menurut rencana akan membenahinya sedikit demi sedikit, perlu tahu info lebih banyak soal itu.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN