DUA WANITA KORBAN GUNUNG CEREMAI

1102 Kata

"Kamu yang pergi! Dia suamiku!"teriak Esih masih dengan mata merahnya. Wanita berkulit bersih ini telah berbeda karakter suaranya, seperti suara nenek-nenek. Ustazah Anissa dan Kang Engkus memandang heran ke arah Esih. Mereka pun tidak bisa melihat sosok yang dimaksud oleh Ustaz Hamid. Pria bersorban berdoa lalu meniup ke arah sosok hitam sebanyak tiga kali. Seketika sosok berbulu lebat bertinggi tiga meter tersebut tampak oleh semua orang. Kang Engkus dan Ustazah Annisa membelalakkan mata. "Astaghfirullahaladzim!"seru keduanya seketika. “Kurang ajar! Dia milikmu!" Suara siluman serigala yang marah menggema di gendang telinga keempat orang. Esih tersenyum lebar mendengarnya. Dalam pandangannya, ia adalah sosok suaminya, Tara. "Mereka telah kejam ka Eneng, Aa'." Ustaz Hamid berucap,"K

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN