ESIH TERLEPAS JERATAN SILUMAN

1024 Kata

Tak dipungkiri yang tampak bahagia sekali dengan keadaan Esih adalah Euis. Ia seketika mencium kedua pipi sahabatnya itu. Kemudian, Euis sambil memegang tangan Esih penuh haru berucap, "Alhamdulillah kamu telah mampu melewati cobaan yang sangat mengerikan lagi, Esih." "Karena bimbingan Ustazah dan bantuan kamu dan Neng Lala. Hatur nuhun." "Sami-sami, Neng Esih. Setelah ini salat tobat dan rajin salat fardhu serta mengaji. Biar gak diikuti makhluk gaib lagi," nasihat Ustazah Annisa yang direspon Esih dengan senyum lebar. “Aku ingin duduk,” ucap Esih lirih. Euis segera membantunya duduk bersandar di dinding dengan ditopang sebuah bantal. “Euis, perutku berasa ringan dan tubuh semakin bugar. Alhamdulillah, aku diajak ke sini sama kamu dan Kang Engkus. Gak nyangka Aa' Tara sejahat itu sam

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN