Kenapa Kiai meminta aku tinggal di tempat rawan seperti ini? Tanya Esih dalam hati. Dalam hati wanita ini ngeri juga dengan kejadian yang telah mereka alami dan juga rawan pencoleng. Ustazah Anissa melihat Esih yang gelisah lalu bertanya,"Ada apa, Neng?" "Saya ngeri, Ustazah,"balas Esih dengan ekspresi cemas. Adi yang sedang menyetir ternyata mendengar percakapan kedua wanita. "Gak usah khawatir, Neng. Insyaallah di kampung gak ada pencoleng. Soal jajaden gak serawan di sini. Karena jajaden suka di area ladang dan kebun buat beraktivitas." "Beraktivitas? Maksudnya Aa'?"tanya Esih penasaran. Adi tersenyum sambil menatap spion DVR. Perilaku si putra curi-curi pandang tersebut tidak luput dari pengamatan Ustaz Ahmad. "Para jajaden itu melakukan ritual berubah wujud di tengah ladang atau

