Mencuri Kesempatan

1831 Kata

“Grisse.” Panggil Vidwan sambil membersihkan miliknya yang lengket. Grisse berbalik menghadap Vidwan. Diputarnya keran air untuk membersihkan dirinya sendiri. Grisse sengaja diam karena menunggu Vidwan melanjutkan pembicaraan. “Kuharap kau tidak melupakan rencana-rencana kita.” Imbuh Vidwan sambil meletakkan handuk pada gantungan yang terbuat dari baja yang menempel di satu sisi dinding kamar mandi. Rencana-rencana? Grisse memeras otak. Seingat Grisse hanya ada satu rencana Vidwan yang melibatkannya, yaitu pemotretan untuk ilustrasi buku, tapi apa rencana yang lainnya? Grisse memaki dalam hati karena tidak mampu mengingat apa pun. “Maaf, aku hanya mengingat satu hal. Tentang pemotretan untuk ilustrasi buku.” Grisse menunjukkan penyesalan. Sementara Vidwan hanya mengulas senyuman tipis

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN