Bab 32. Kesempatan

1302 Kata

Di salah satu coffee break beberapa wanita dengan penampilan modis sedang duduk bersantai sambil berbincang-bincang. "Kenapa sekarang jarang ngumpul, Sis?" tanya salah satu wanita yang sudah seperti toko emas berjalan. "Suamiku cemburuan, baru ke luar rumah sebentar saja sudah diintrogasi kaya polisi," jawab perempuan dengan dandanan menor itu. "Kalau suamiku lain lagi, kalau ada dia aku harus di rumah. Berani pergi aku dimarahin habis-habisan nggak peduli di tempat umum sekalipun," sahut wanita lainnya menimpali. Setelah menyeruput es white coffee miliknya, Dela memberikan komentar, "Makanya cari suami itu yang cinta mati sama kita. Jadi dia akan menuruti semua keinginan kita tanpa banyak tanya. Contohnya suamiku, nggak pernah mengekang dan gampang duitnya." "Hati-hati Del, justr

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN