15. Jebakan untuk Rusdy

1413 Kata

POV Hendi "Mas, aku hamil," ucap Kartika pagi itu. Aku terhenyak mendengarnya, rasanya tak percaya dengan apa yang ia katakan. Kami baru sebulan menikah, tapi cepat sekali diberi momongan. Tidak seperti pernikahanku dengan Reina. Lima tahun penantian, benih-benih cinta kami tak tumbuh juga. "Kok ekspresimu begitu, Mas? Kamu gak suka ya aku hamil?" "Eh enggak kok sayang, cuma terkejut aja. Kamu bisa cepet hamil," sahutku. Aku mendekat ke arahnya, lalu memeluknya dari belakang sembari mengusap perutnya yang masih rata. Ah di perut ini ternyata sudah tumbuh benih cintaku dengan Kartika. "Jaga kandungan ini baik-baik sayang. Kamu tahu sendiri kan, aku sudah lama menanti kehadiran anak." "Sama mas, ini juga anak pertamaku, sudah pasti aku menjaganya dengan baik." Segera kukecup bibirnya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN