30. Gudang

1780 Kata

Naya memasuki rumah dengan langkah lelah. Semalam, panggilan darurat datang ketika dia baru beberapa jam memejamkan mata. Dean memang mengantarnya ke rumah sakit, namun langsung pulang dengan meninggalkan mobilnya. Ketika memasuki dapur, Naya mendapati Dean tengah duduk di kitchen island. Tangannya terlipat di d**a sedang pandangannya lurus ke kompor yang mati. Rasanya seperti de ja vu. Naya seperti sering melihat siluet Dean yang seperti ini. "Mas, ini kuncinya." Naya meletakkan kunci di sebelah Dean. Dean belum berangkat bekerja memang karena menunggu mobilnya. Setelah mengambil kunci mobil, Dean berjalan melewati Naya. "Mas," panggil Naya membuat Dean berhenti. Dean hanya berbalik pelan, menunggu Naya berbicara. "Nanti kamu pulang cepet, ya. Aku ngomong sesuatu sama kamu." "Jam

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN