"Baby, kita udah sampai." Ivy membuka matanya yang tertutup rapat saat ada usapan lembut yang membelai rambutnya. "Sorry, aku ketiduran lagi," ujar Ivy dengan suara parau. Badannya terasa pegal di mana-mana. Kegiatan hukum menghukum yang tadi siang sampai selesai makan malam tadi mereka lakukan membuat Ivy benar-benar kelelahan. Dan kini kantuk sangat menguasainya. Itu adalah salah Ivy sendiri. Karena Ivy lah yang menggoda Bravino lagi. Hingga di saat harusnya mereka pulang, mereka malah kembali bercinta habis-habisan. "Tadi kan sudah saya bilang, harusnya kita nginap di hotel aja. Kamu bisa istirahat sampai pagi di sana." Ivy menggeleng. "Nggak bisa. Nanti kasian Eri sendirian di rumah. Lagian akhir-akhir ini aku udah terlalu sering nginap di luar." Hubungannya yang sudah hampir b

