34. Siapa gadis itu?

1088 Kata

Dalam perjalanan menuju Ambarros, mereka berhenti di sebuah kedai makan. Akalanka harus membiarkan para kesatrianya memiliki energi karena perjalanan menuju Ambarros masih perlu beberapa jam lagi. Dan Akalanka juga perlu istirahat. Setelah beberapa jam berkuda menuju ke hutan terlarang, kini ia harus kembali berkuda ke Ambarros. Akalanka duduk satu meja dengan Rosemary Gold. Ia memperhatikan ekspresi gadis itu yang tak berubah sedikit pun sejak naik ke kereta kuda. “Apa yang ingin kau pesan, Nona Gold?” Akalanka bertanya yang seketika mengalihkan fokus Rosemary Gold. “Apa saja boleh,” jawab Rosemary lalu kembali mengalihkan perhatian ke arah lain. Akalanka juga menoleh ke arah yang sama karena penasaran. Rupanya Rosemary tengah memperhatikan orang-orang yang berlalu-lalang di luar rest

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN