28. Kalian Boleh Pergi

1119 Kata

Akhirnya Rosemary bisa melihat kastel di depannya. Ia kembali pulang dengan selamat. Berjalan dengan napas tersengal-sengal, tapi sesaat kemudian langkahnya terhenti ketika melihat sepasang kaki berdiri di depannya. Rosemary melihat si pemilik kaki yang tidak lain adalah Selena. Seketika senyum kaku mengembang dari sudut bibirnya. “Hai, Selena—” Selena membuat gerakan berhenti yang memotong ucapan Rosemary. “Nona jangan katakan apa pun.” “Kenapa? Aku harus menjelaskan—” “Tidak ada yang perlu dijelaskan. Saya tahu Nona membuat masalah yang lebih besar lagi.” “Ah, aku merasa pusing Selena. Antar aku ke kamar.” “Tentu, tentu saya akan mengantar Nona.” Rosemary tidak sengaja ke hutan karena mendengar suara beruang itu. Keingintahuannya itu sudah membuat masalah lebih besar lagi dengan m

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN