Tidakkah ada tempat lain untuk berteduh? Mengapa harus di sini? Rosemary menangis dan juga memaki dalam hatinya. Dari sekian banyaknya tempat untuk berteduh, tapi mereka malah memilih berhenti di bawah pohon yang mana ia masih bersembunyi di cabangnya. Walaupun pohon itu besar dan cabang-cabangnya mampu menutupi seluruh tubuhnya. Akan tetapi, tidak menjadi jaminan kalau mereka tidak akan melihatnya. Sampai kapan mereka di sini? Cepat pergi sana! “Kita istirahat sejenak di sini sebelum melanjutkan perburuan.” Sebuah suara dari seorang pria yang kiranya usianya tidak beda jauh dari Rosemary. Pria itu memiliki wajah oval, mata yang dalam, wajah itu tampan bahkan Rosemary tidak dapat mengedipkan matanya ketika pria itu mendongak ke atas. Ia lupa untuk bersembunyi, tapi untunglah pria itu ti

