Hari ini Ziel pulang diantar oleh Abah dari Manda. Karena hari ini pulang lebih cepat jadi, Ziel akhirnya ikut dengan ayah dari temannya itu. Karena ia juga tak mau merepotkan sang mami yang pasti sudah sibuk sekali hari ini. Motor itu kemudian berhenti tepat di depan kost tempat tinggal Rei. Ziel kemudian turun dari motor. Setelahnya ia mencium tangan Abah Manda. "Makasih ya Abah, udah mau nganterin Ziel pulang." "Iya sama-sama," sahut Abah. "Dadah Ziel!" seru Manda saat motor sang ayah kembali melaju untuk pulang ke rumah. "Abah," panggil Manda kepada sang ayah. "Hmm? Apa Manda?" "Ziel keren deh. Dia diminta sama Pak Agus buat ikut kompetisi matematika." Manda mau bercerita kepada sang ayah dengan sangat bangga. "Wih keren ya," sahut Abah antusias. "Mamanya Ziel pasti bangga

