Pagi ini Mpok Ria sudah sibuk berbelanja di tukang sayur langganan. Sudah banyak para ibu-ibu yang terlebih dahulu memilih sayur sementara dirinya baru saja tiba setelah mengantar Mona dari sekolah. Hari ini ia ingin menikmati sayur asem dengan ikan asin bulu ayam yang digoreng kering dengan tepung, juga sambal terasi sebagai pelengkap tak lupa tempe dan tahu goreng yang akan disajikan sebagai lauk rutin yang selalu ada di atas meja makan rumahnya. Saat itu salah seorang ibu mencolek Ria buat wanita yang gemar menggunakan pakaian berwarna cerah itu menoleh. "Mpok Ria masih make mamanya Ziel buat bebersih rumah?" tanya perempuan berambut di cepol berantakan, mengenakan daster bali. Mpok Ria mengenal wanita itu bernama Romlah. "Masih Mpok Romlah, kenape?" tanya Ria tanpa memerhatikan

