Agus telah sampai di rumah. Pulang lebih cepat karena mengikuti perempuan guru ke sekolah lain. Setelah memarkirkan mobil miliknya. Ia melangkahkan kakinya masuk ke dalam rumah. Sedikit terkejut karena rumah yang tak terkunci. Ia terdiam dan berpikir apa mungkin ia lupa mengunci pintu rumahnya? Saat membuka pintu tercium aroma masakan. Senyum seketika terulas di bibirnya tanpa ia sadari. Tentu saja jika seperti ini a tau siapa yang berada di dalam rumahnya. "Rei?" sapanya sambil berjalan masuk ke dalam rumah. "Di dapur Kak, lagi goreng." Rei menyahut dari dapur. Tak bisa dipungkiri Agus senang rei berada di sana, di rumahnya. Langkahnya melaju cepat saat mendengar sapaan dari dalam rumah. Kecemasannya seketika luntur. Tak tau mengapa ia bisa selega ini hanya dengan mendengar sapaan da

