Antonio mengendap-endap seperti pencuri sambil mengamati sekitar. Setelah ada kesempatan, pria itu berjalan memutari kastil dan sekarang berada di tepi jurang. Dari samping kanan kastil, ada sebuah pintu yang tidak dijaga oleh siapapun. Pria tersebut langsung masuk tanpa pikir panjang. Hal pertama yang dilihat adalah bangkai busuk yang menyengat. Beserta darah tercecer dimana-mana. Perlahan tapi pasti, Antonio terus melangkah. Ada sebuah kandang besar di samping kanan. Satu pasang mata merah menyala sehingga membuatnya tersentak mundur ke belakang. Saat api mulai menyala di dekat kandang, tampak makhluk besar raksaksa anjing berkepala tiga. Bunyi daging di kunyah masih terus bergerak di mulutnya yang menjijikkan. Antonio menelan ludahnya gugup. Tempat ini, sarang monster, hantu dan ibli

