Bahkan sampai matahari terbit pada hari berikutnya, Michiru juga belum kembali dan belum juga membalas pesan yang kukirim padanya. Kaji yang satu kamar dengan Michiru sedikit panik ketika Yuno-sensei datang untuk mengabsen setiap murid di kamarnya masing-masing. Untung saja Yusuke yang sudah mahir dalam berbohong tanpa ketahuan sekarang langsung bilang pada Yuno-sensei kalau Michiru sedang mengurung diri di kamar mandi karena perutnya yang sembelit. Sampai sarapan pagi disediakan di hotel itu pun Michiru belum juga kembali. Dengan kening yang berkerut, aku mengirim pesan padanya. [Michiru, sarapan pagi sudah disediakan di hotel. Kapan kau kembali? Setidaknya jangan lupa makan!] Biasanya Michiru yang langsung membalas pesanku c

