Aku dan Michiru sama-sama menganggukkan kepala kami. “Kalau begitu … aku dan Michiru akan pergi ke kelas terlebih dahulu, Sensei,” kataku. Kemudian aku menarik Michiru untuk keluar dari ruangan Takamura-sensei sebelum ia meminta sesuatu yang aneh-aneh lagi. Kami berdua langsung pergi ke kelas kami. Seperti biasa, Seika dan Kaji sudah berada di sana. Aku penasaran jam berapa mereka sampai … Seika yang sebelumnya masih berbicara dengan Kaji langsung berlari ke arahku setelah tahu aku yang datang. “Akaarii~ Selamat pagi! Tumben sekali kau jam segini sudah datang?” “Pagi Seika, Kaji,” sapaku terlebih dahulu pada mereka. “Memang apa salahnya kalau aku datang pagi-pagi? Hm?” Seika terkekeh pelan. “Tidak apa-apa, sih! Habisnya kan

