Waktu terus berlalu, tidak terasa sudah satu minggu oma Selin meninggal. Semenjak itu, Fajar dan Rania jadi sering mengunjungi Selin, untuk menghibur dan mendukungnya agar tidak sedih lagi. Siang ini Rania berkenjung ke rumah Selin seorang diri karena Fajar sedang di kantor. "Selin mana, Bik?" tanya Rania pada pembantu Selin. "Non Selin lagi di kolam berenang, Non." Tanpa berlama-lama Rania langsung pergi ke teras samping. Dilihatnya Selin yang kini menangis di pinggir kolam renang sambil menatap foto omanya. "Oma pasti udah ketemu mama, ya, di surga Kenapa kalian tinggalin Selin secepat ini? Selin nggak kuat, Selin pengen ikut kalian," isak gadis itu. Semenjak mamanya pergi, Selin seperti tidak punya semangat hidup lagi. Rumahnya kini terasa sepi. Rania duduk di samping Selin dan m

