Enam Belas

1174 Kata

Sebulan telah berlalu. Anne begitu terpukul semenjak hari itu. Ia tidak menyangka, jika sahabat baiknya, satu-satunya sahabat yang ia punya, tega menjadikannya alat balas dendam untuk kepentingan sendiri. Padahal mereka sudah lama mengenal, apa iya? Harus dihancurkan hanya karena dendam. Hidup Anne sekarang bagaikan patung hidup. Tidak ada lagi keceriaan. Tidak ada lagi Anne yang banyak bicara. Ia merasa sendiri. Sendiri karena ia dikhianati. Mungkinkah ini sedikit balasan dari Tuhan atas dosanya. Jika ia selama ini juga telah mengkhianati kakak kandungnya sendiri. Hingga kini pun ia tetap jadi pemuas nafsu kakak iparnya. Seperti boneka seks, dipakai kapanpun dan di mana pun oleh tuannya. Anne pasrah, ia sendiri tidak tahu apa yang harus dilakukannya. Otaknya buntu, tersumbat oleh luka d

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN