Empat Puluh Empat

1849 Kata

"Nona." Telinga Anne berdengung. Telinganya tidak mampu mencerna suara-suara di sekitarnya lagi. Ia mengikuti Darrel, tidak untuk mendapatkan kenyataan yang menyakitkan seperti ini. "Nona!" seru Yudha lebih keras dari sebelumnya untuk mendapatkan respon dari Anne yang tengah melamun, parahnya kini Karsa tengah menyerang Darrel lagi tanpa perlawanan. Ia harus bantu, kalau tidak tuannya akan habis. Ia sungguh tidak mengerti, kenapa Tuannya tidak balas menyerang? Di balas pun ia yakin tuannya bisa menang. Setidaknya seimbang. "Nona, sadarlah!" Meski perlahan, Anne menolehkan kepalanya kearah Yudha, "Nona baik-baik saja?" Sejenak Anne terdiam, menatap Yudha dengan pandangan terluka. "Apa yang dia katakan benar?" Yudha mengulum bibirnya kedalam, ia bingung mau mengatakan apa. berkata iya m

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN