Empat Puluh Sembilan

1074 Kata

Anne menutupi tubuh polosnya dengan selimut hingga mencapai kepalanya. Ia sedang marah pada Darrel. Bagaimana bisa pria itu membuatnya malu? Kalau begini mau di taruh dimana mukanya? Oh my God! "Kau marah?" Darrel menarik-narik kecil selimut yang Anne pakai. "Anne." "Hei." Tak mendapat respon, Darrel ikut masuk dalam selimut Anne. Ia peluk pinggang wanitanya. Ia telusupkan tangan yang lain dibawah leher Anne. "Tenang saja, Tian tidak akan mengejekmu." Darrel menarik selimutnya, hingga kepala keduanya terlihat. "Tetap saja. Aku malu kalau bertemu nanti." "Memang ada rencana bertemu Tian di belakangku?" Anne memukul tangan Darrel di lehernya. "Bisa nggak sengaja bertemu" "Cuek saja." "Tapi--" "Aku tidak suka kau membicarakan pria lain saat kita bersama." Tangan Darrel merambat k

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN