Dua Puluh Lima

1217 Kata

Sepasang insan manusia terlelap dengan nyamannya di atas kasur empuk dan selimut tebal. Saling memeluk dan mendekap erat. Seolah kebisingan dunia luar tak mampu mengusik kenyamanan mereka. Si wanita menggeliat dari tidurnya. Matanya perlahan terbuka, saat menyadari sebuah beban bertengger nyaman di pinggangnya. Begitu terbuka sepenuhnya, raut kejut jelas terlihat. Spontan ia bangun dari tidurnya seraya menggelengkan kepala dan bergumam kata 'tidak mungkin'. Dengan tangan bergetar, ia membuka selimut yang sedari tadi ia pegang erat. Matanya memanas usai selimut tersibak. Do'a yang ia panjatkan pada Tuhan, agar apa yang ada dalam pikirannya salah, nyatanya tidak terkabul. Ketelanjangan dirinya, pria telanjang disampingnya, baju berserakan dilantai, dan keadaan kamar yang berantakan. Itu s

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN