26. Tolong, Jevan!

1000 Kata

Teriakan histeris terus dilakukan tiada henti oleh Ibu dari Devan itu. dia tidak mau anaknya diambil, rasanya sangat menyakitkan. di saat dia sudah menerima bayi ini, tetapi hanya masalah yang menjadi hambatan utama. dia tidak akan rela memberikan anaknya pada siapapu . "Berikan—Devan padaku," pintanya terbata-bata. "Oh, anaknya Ashema-Deva? Namanya Devan ya? Bagus," sahut Stefan menurunkan bayi itu di tengah lingkaran darah, "saat jam dua belas tepat, sebentar lagi, aku akan membunuhnya. Kurang 35 menit lagi." “APA MAKSUDMU ITU! LEPASKAN KAMI!” “Sudahlah disini saja dan mengobrol denganku.” “LEPASKAN AKU!! KENAPA KAMU SEPERTI INI!” teriak Fara berusaha bangun. Sayangnya, kaki kursi itu sudah disatukan dengan lantai. "Pertama-tama aku ingin bilang, maaf ya, Fara, selama ini aku meni

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN