28. Kemunculan Jevan?

1016 Kata

"ARGHH!" Jerit Fionn sudah hampir kehilangan kesadaran. Telinganya benar-benar sudah dibanjiri darah. Jevan tiba-tiba kaget, "Oh, Oh, aku dipanggil pulang—" dia mendengar suara-suara di sekitarnya yang semakin lama semakin menggema seisi ruangan. Mendengarnya, tidak hanya telinga, hidung, bibir, mata Fionn langsung kembali mengeluarkan darah. Dia mati perlahan-lahan sebelum sempat dilukai. Jevan melemparkan tubuh itu dengan keras sampai menghantam tembok. Dia berteriak dengan wajah mendongak, "Tenanglah dulu, biarkan aku menyelamatkan mereka— setelah itu, seret aku pulang!" Bangunan itu mulai bergetar seolah ada yang marah. Tapi tidak ada siapapun. Tidak ada suara sedikitpun. Jevan risih karena dia sulit bergerak. Dengan jelas dia melihat ada rantai yang mulai menyeruak dari lantai

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN