Chapter 8

920 Kata

"Kau!! Berani-beraninya kau bicara hal seperti itu padaku!" gadis itu memegang dagu Hillary dengan kuat menggunakan tangan kirinya, sedangkan tangan kanannya terangkat dengan sebilah pecahan kaca yang begitu runcing. "Ada kata terakhir untuk wajah jalangmu sayang?" desis gadis itu dengan seringai liciknya, dan tangan kanan gadis itu mulai terayun kuat menuju wajah Hillary, membuat Hillary menutup matanya rapat, menunggu hingga beberapa saat. Namun dirinya tak merasakan sakit apapun pada wajahnya selain karena goresan yang telah ada dipipinya akibat ulah gadis itu. - Ketika kedua matanya terbuka, Hillary begitu terkejut melihat sebuah tangan kekar berada didepan wajahnya, menghadang bilahan kaca dari gadis itu. Kaca tajam yang harusnya menancap diwajahnya, kini justru menancap pada perge

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN